Rumah Ehsan Ulu Bernam Selangor
wahai teman dengarkanlah
aku ingin bercerita
tentang senandung yang ku dengar
di kala mentari menyinari pagi yang kelam
ku dengar nada-nada riang berlagu suram
di balik dinding konkrit putih
aku ingin berceritatentang senandung yang ku dengar
di kala mentari menyinari pagi yang kelam
ku dengar nada-nada riang berlagu suram
di balik dinding konkrit putih
si baju biru pekat terpaku
patung tua kaku menatap sayu
langkah berlagu sendu
megikuti jalur jalan yang terasa semakin sepi
mata bertaut mata ada kasih yang ingin di sampaikan
secalit kasih dihulur dengan sebuah kebahagian
tangan tua menyambut tanda menerima
ikatan kasih terjalin antara si baju biru pekat dengan patung tua
rumah ehsan ini melakar cinta di hati si baju biru pekat
agar tidak alpa menuju taman firdausi
Comments
Post a Comment